1,33 CME

Stent BPH dalam Praktik Klinis: Indikasi, Teknik, dan Hasil

Pembicara: Dokter Bilal Chugtai

Kepala Urologi, Rumah Sakit Plainview, Profesor Madya Urologi, Sekolah Kedokteran Donald dan Barbara Zucker, New York, Amerika Serikat

Masuk untuk Memulai

Keterangan

Webinar ini mengeksplorasi peran stent prostat yang terus berkembang dalam penanganan hiperplasia prostat jinak (BPH), dengan fokus pada pemilihan pasien yang tepat dan indikasi klinis. Sesi ini akan membahas teknik prosedural, pilihan perangkat, dan pertimbangan praktis untuk pemasangan dan pelepasan stent. Para ahli akan membahas hasil jangka pendek dan jangka panjang, profil komplikasi, dan perbandingan dengan alternatif medis dan bedah. Pengalaman kasus nyata akan menyoroti pengambilan keputusan pada pasien yang kompleks atau berisiko tinggi. Dirancang untuk ahli urologi dan profesional kesehatan, webinar ini bertujuan untuk memberikan panduan berbasis bukti untuk mengintegrasikan stent BPH ke dalam praktik klinis.

Ringkasan Mendengarkan

  • **Meningkatnya Gejala Beban Saluran Kemih Bawah (LUTS)**
  • LUTS pada pria adalah masalah global, yang mempengaruhi sebagian besar populasi pria. Prevalensinya diperkirakan lebih dari satu miliar pria di seluruh dunia, dan penyebab paling umum dari LUTS adalah Hiperplasia Prostat Jinak (BPH). Pedoman ada untuk penanganan BPH, namun memiliki keterbatasan, termasuk kurangnya pertimbangan terhadap nilai dan preferensi pasien. Banyak pria yang tidak puas dengan terapi medis saat ini dan mencari alternatif.
  • **Lanskap Pengobatan Medis dan Bedah BPH Saat Ini**
  • Banyak pria dengan BPH menjalani terapi medis, tetapi hanya setengah yang puas dengan efektivitasnya. Efek samping menjadi perhatian utama. Pilihan bedah saat ini, meskipun efektif, membawa risiko seperti komplikasi anestesi, disfungsi ereksi, dan inkontinensia urin. Sebagian besar pria dengan LUTS tidak dikelola secara aktif atau menerima bantuan yang memadai, menyoroti pasar bedah yang kurang terlayani.
  • **Preferensi Pasien dan Hasil Pengobatan yang Diinginkan**
  • Pasien menginginkan pengobatan BPH dengan manfaat tinggi dan risiko rendah, lebih menyukai pilihan yang kurang invasif dengan efek samping minimal. Pelestarian fungsi seksi adalah prioritas utama, dengan sebagian besar pria lebih menyukai pengobatan yang menghindari efek seksi samping. Meningkatkan urgensi dan inkontinensia juga sangat dihargai. Pasien mencari pengobatan yang aman, dapat ditoleransi dengan baik, dan efektif yang menawarkan bantuan cepat, peningkatan kualitas hidup, dan fungsi yang terpelihara.
  • **Keterbatasan Pendekatan Pengobatan Saat Ini**
  • Pendekatan pengobatan bedah saat ini untuk BPH seringkali berbasis volume. Pilihannya meliputi terapi uap air, penghentian uretra prostat, reseksi, enukleasi, dan aquablation. Preferensi pasien merupakan faktor penting dalam memilih pengobatan yang tepat. Terapi minimal invasif yang ada meliputi UroLift, Rezum, dan TUMT, dengan minat yang berkembang pada solusi berbasis stent.
  • **Munculnya BPHCETS (Solusi Pengobatan Endouretra Konformal BPH)**
  • Kelas pengobatan baru yang disebut Solusi Pengobatan Endouretra Konformal BPH sedang muncul. Pengobatan ini bertujuan untuk memberikan bantuan BPH peralatan khusus atau pasokan listrik menggunakan sistoskop. Desain stent awal gagal karena gejala penyimpanan dan pengerasan, yang membutuhkan desain baru. Stent harus membuka fossa prostat, meminimalkan benda asing, menyesuaikan dengan berbagai bentuk prostetik, dan mudah dimasukkan dan dilepas.
  • **Teknologi Stent Baru dan Data Klinis**
  • Beberapa teknologi stent baru sedang dalam pengembangan. Zenthalostat telah menunjukkan data 24 bulan yang menjanjikan dengan peningkatan IPSS dan kualitas hidup. Rivermark Flowstand, yang dirancang untuk digunakan dengan sistoskop standar, telah menunjukkan kemanjuran dalam mengobati retensi urin. EuroCrossStent menawarkan bantuan sementara dengan waktu tinggal enam bulan.
  • **Teknologi Stent yang Muncul dan Hasil Awal**
  • Provarium-proV-expander adalah implan nitinol permanen dengan geometri 3D yang mencerminkan anatomi prostat. Perangkat kupu-kupu dirancang agar pas di dalam lobus lateral prostat, dan Pro Arc Ring Clear telah menunjukkan keberhasilan awal dalam uji klinis. Alium Stent telah tersedia sejak 2016 dan telah menunjukkan peningkatan IPSS dan aliran laju dalam sebuah penelitian terhadap 51 pasien.
  • **Pertimbangan dan Tantangan Masa Depan untuk BPHCETS**
  • Teknologi stent berkembang seiring dengan peningkatan material, desain, dan sistem pengiriman. Tantangan tetap ada dalam menentukan komposisi, bentuk, dan kekakuan stent yang optimal. Daya tahan jangka panjang, migrasi, dan pengerasan juga menjadi perhatian. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan metrik ideal untuk kemanjuran stent dibandingkan dengan pengobatan BPH lainnya.
  • **Pendekatan Berpusat pada Pasien dan Pengambilan Keputusan**
  • Karena terapi minimal invasif menjadi lebih umum, sangat penting untuk melibatkan pasien dalam proses pengambilan keputusan. Memahami nilai dan preferensi mereka, terutama mengenai pelestarian ejakulasi, sangatlah penting. Pemilihan pasien yang tepat berdasarkan anatomi, ukuran, bentuk, dan faktor lain akan memainkan peran kunci dalam mengoptimalkan hasil pengobatan.

Komentar