2,75 CME

Mengelola Berat Badan dengan Kemajuan Terbaru dalam Kedokteran

Pembicara: Dr. Vinaykumar Mukhekar

Spesialis Pengobatan Diabetes & Obesitas, Klinik Diabetes & Penurunan Berat Badan Lanjutan, Navi Mumbai

Masuk untuk Memulai

Keterangan

Mengelola Berat Badan dengan Kemajuan Terbaru dalam Kedokteran adalah sesi terfokus yang mengeksplorasi strategi dan teknologi medis terkini di bidang manajemen berat badan. Webinar ini akan membahas perawatan farmakologis berbasis bukti, intervensi metabolik, dan alat-alat baru seperti agonis reseptor GLP-1, kemajuan dalam pengobatan bariatrik, dan pengobatan personal. Peserta akan mendapatkan wawasan tentang pemilihan pasien, efikasi jangka panjang, dan integrasi perubahan gaya hidup dengan terapi modern. Sesi ini ideal bagi para profesional kesehatan yang ingin terus mengikuti perkembangan pendekatan inovatif dan efektif secara klinis untuk mengatasi obesitas dan gangguan metabolik.

Ringkasan Mendengarkan

  • **Berat Badan dan Komposisi Tubuh:**
  • Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat menjadi indikator kesehatan yang berputar, terutama pada populasi tertentu, seperti orang India, yang mungkin memiliki persentase lemak tubuh lebih tinggi bahkan pada IMT yang lebih rendah. Sangat penting untuk melihat lebih jauh dari IMT dan mempertimbangkan distribusi lemak tubuh dan risiko kesehatan terkait.
  • **Obesitas sebagai Penyakit:**
  • Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui obesitas sebagai penyakit. Pengakuan ini sangat penting karena mendorong para profesional kesehatan untuk memperlakukan kelebihan berat badan sebagai kondisi medis yang memerlukan penanganan, bukan hanya sebagai masalah kosmetik. Dokter memiliki tanggung jawab untuk membantu pasien memahami hal ini.
  • **Mendeteksi dan Mendiagnosis Obesitas:**
  • Penilaian harus melibatkan antropometri, riwayat medis (termasuk berat badan lahir), dan pengamatan sistem organ untuk mengidentifikasi potensi kerusakan organ akhir. Membedakan antara obesitas praklinis (kelebihan adipositas tanpa komplikasi) dan obesitas klinis (kelebihan adipositas dengan masalah kesehatan terkait) sangat penting untuk memandu pengobatan.
  • **Tujuan Pengobatan dan Bias Berat Badan:**
  • Tujuan pengobatan utama adalah untuk mengatasi penyebab mendasar adipositas, mengelola komplikasi yang terkait dengan obesitas klinis, dan mengurangi risiko kesehatan secara keseluruhan. Profesional kesehatan harus menyadari bias berat badan dan menghindari mempermalukan tubuh (body shaming), karena pengalaman negatif dapat menghalangi pasien untuk mencari perawatan medis.
  • **Kerangka Kerja 5A untuk Manajemen Berat Badan:**
  • Menerapkan kerangka kerja “5A”: Ask (Tanya), Assess (Nilai), Advise (Sarankan), Agree (Sepakati), dan Assist (Bantu), menawarkan pendekatan terstruktur untuk interaksi pasien. Langkah awal, meminta izin untuk membahas berat badan, menghormati otonomi pasien. Kerangka kerja berikut memastikan bahwa intervensi yang tepat dan strategi tindak lanjut diimplementasikan secara efektif.
  • **Peran Genetika dan Epigenetika:**
  • Genetika memainkan peran penting dalam menentukan kerentanan seseorang terhadap obesitas, berkontribusi 50-70%. Epigenetika, namun dampak lingkungan pada manusia juga penting. Lingkungan intrauterin juga berperan: seorang ibu dengan obesitas selama kehamilan meningkatkan risiko pada anak.
  • **Otak, Usus, dan Manajemen Berat Badan:**
  • Otak, khususnya hipotalamus, memainkan peran penting dalam mengatur asupan dan pengeluaran energi. Sistem penghargaan otak untuk makan hedonis dapat menyebabkan kelebihan berat badan. Selain itu, usus mengeluarkan hormon, dan memainkan peran dalam homeostasis energi.
  • **Mengatasi Hambatan untuk Menurunkan Berat Badan:**
  • Mengatasi hambatan untuk makan sehat dan modifikasi gaya hidup sangatlah penting. Hambatan ini mungkin termasuk makan emosional, kendala ekonomi, dan aksesibilitas ke sumber makanan tidak sehat. Menciptakan sistem pendukung dan menumbuhkan motivasi pribadi sangat penting untuk mendorong penurunan berat badan yang berkelanjutan.
  • **Pilihan Pengobatan:**
  • Intervensi gaya hidup (nutrisi dan aktivitas fisik) merupakan fondasi berat manajemen badan. Intervensi perilaku, dukungan psikologis, obat-obatan, dan pembedahan adalah pilihan tambahan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi individu.
  • **Obat-obatan dan Bedah Bariatrik:**
  • Reseptor Agonis peptida-1 mirip glukagon (GLP-1 RAs) telah merevolusi manajemen obesitas, menawarkan manfaat penurunan berat badan yang signifikan. Bedah bariatrik tetap menjadi pilihan bagi individu dengan obesitas parah atau komorbiditas terkait obesitas, meskipun kemungkinan terbatas karena obat-obatan baru tersedia.

Komentar