1,43 CME

Melampaui Glukosa: Peran kesehatan metabolik yang semakin luas dalam pengobatan modern

Pembicara: Dr. Rohit Warrier

Direktur Komunikasi, Asosiasi Diabetes Amerika, Spesialis Diabetes Senior & dokter, Apollo & Apotek Healthcare, Fakultas Pengajar Global, Dewan Kedokteran Regeneratif Amerika

Masuk untuk Memulai

Keterangan

"Beyond Glucose: The Expanding Role of Metabolic Health in Modern Medicine" mengeksplorasi pergeseran penting dalam memahami kesehatan metabolik lebih dari sekadar regulasi glukosa. Sesi ini akan membahas peran resistensi insulin, inflamasi, metabolisme lipid, dan keseimbangan hormon yang saling terkait dalam perkembangan penyakit kronis — termasuk gangguan kardiovaskular, diabetes tipe 2, PCOS, NAFLD, dan bahkan kondisi neurodegeneratif. Melalui pendekatan berbasis kasus yang relevan secara klinis, peserta akan mendapatkan wawasan praktis tentang deteksi dini, intervensi gaya hidup, dan strategi integratif untuk mengoptimalkan fungsi metabolisme. Dirancang untuk dokter muda dan klinisi muda, sesi ini membingkai ulang kesehatan metabolik sebagai landasan pengobatan preventif dan presisi di abad ke-21.

Ringkasan Mendengarkan

  • Sindrom metabolik adalah kondisi multifaset, tidak hanya ditentukan oleh glukosa darah tinggi. Ini mencakup faktor-faktor seperti Kolesterol tinggi, obesitas, peningkatan lingkar pinggang, dan tekanan darah tinggi. Presentasi sindrom metabolik sangat bervariasi antar individu, menyoroti perlunya mengatasi fungsi metabolik yang gangguan yang mendasarinya.
  • Resistensi insulin, unsur inti dari sindrom metabolik, terjadi ketika kesulitan insulin memfasilitasi masuknya glukosa ke dalam sel untuk energi. Ini meluas di luar diabetes, mempengaruhi tekanan darah, berkontribusi pada kondisi seperti PCOS, dan berpotensi meningkatkan risiko neuroinflamasi dan penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.
  • Lemak visceral, penumpukan lemak abnormal di organ perut, memicu serangkaian efek negatif. Faktor-faktor seperti kurangnya olahraga dan diet tidak sehat berkontribusi pada peningkatannya, menandakan bahaya bagi tubuh. Hal ini menyebabkan peradangan, resistensi insulin, dan peningkatan tekanan darah, memulai siklus yang merugikan.
  • Intervensi gaya hidup dapat secara dramatis mengubah perjalanan penyakit kronis. Studi kasus, seperti pembalikan infertilitas pada pasien PCOS melalui peningkatan kesehatan metabolik menggunakan teknologi kembaran digital, menunjukkan kekuatan pendekatan holistik yang menangani nutrisi, olahraga, dan manajemen stres.
  • Skrining untuk kesehatan metabolik yang buruk pada individu non-diabetes melibatkan penilaian beberapa penanda. Ini termasuk kadar CRP, BMI, insulin puasa, profil lipid (terutama trigliserida), dan analisis komposisi tubuh, khususnya persentase lemak visceral. Memantau kadar insulin puasa dapat memberikan indikasi dini disfungsi metabolik.
  • Ketergantungan berlebihan pada pengobatan membawa risiko, termasuk polifarmasi, interaksi obat, dan potensi kelemahan masalah metabolik yang mendasarinya. Meskipun pengobatan memiliki tempatnya, modifikasi gaya hidup dan terapi inovatif seperti pengobatan regeneratif menawarkan jalan yang menjanjikan untuk meningkatkan kesehatan metabolik dan mengurangi komplikasi jangka panjang.

Komentar